Melewati Hari Dengan Penuh Makna

Rahasia terbesar dalam hidup adalah melewati hari ini dengan penuh makna tentang cinta, ilmu dan iman. Karena dengan cinta hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah dan dengan iman hidup menjadi terarah.

MEMBACA SEBAGAI SUMBER KEMAJUAN BANGSA

Membaca adalah sebuah keharusan yang dilakoni oleh para pribadi yang menamakan dirinya seorang intelektual. Terlepas dari apa yang dibaca tentunya bacaan-bacaan itu disesuaikan dengan kapasitas pemikiran atau otak kita. Sebab, jika bacaan itu terlalu berat atau tidak kita mengerti, mungkin itu karena kita tidak memulainya dengan bacaan yang lebih ringan. Bahkan lebih bagusnya lagi bila bahan bacaan yang kita baca itu didiskusikan oleh orang lain. Saling adu argumentasi, retorika dalam mempertahankan pendapat yang jelas tentang buku yang dibaca. Sehingga, wawasan kita pun akan semakin bertambah dan luas, seiring dengan ‘panas’nya diskusi yang kita ikuti.

Jumat, 04 Juni 2010

Membaca Berita

Membacakan berita dapat menjadi suatu pengalaman yang menyenangkan bagi sang pembaca dan pendengarnya jika pem- bacaan dilakukan dengan baik. Untuk dapat menjadi pembaca berita yang baik perlu berlatih:
1. lafal dan pengucapan yang jelas;
2. intonasi yang benar;
3. sikap yang benar.
Dalam menyampaikan berita, intonasi dapat menimbulkan bermacam arti. Keras lambatnya suara atau pengubahan nada, dan cepat lambatnya pembacaan dapat digunakan sebagai penegasan, peralihan waktu, perubahan suasana, maupun perenungan. Dalam membacakan berita hendaknya diutamakan pelafalan yang tepat. Gerak-gerik terbatas pada gerak tangan, lengan atau ke-pala. Segala gerak tersebut lebih banyak bersifat mengisyaratkan (bernilai sugestif) dan jangan berlebihan.
Untuk menimbulkan suasana khusus yang diperlukan dalam pembacaan, suara lebih efektif dengan didukung oleh ekspresi wajah. Air muka (mimik) dan alunan suara yang pas lebih efektif untuk meningkatkan suasana. Senyum atau kerutan kening juga dapat mem- bantu penafsiran teks. Perhatikan pula kontak pandangan Anda dengan pendengar (penonton), terutama bila membacakan berita melalui media televisi atau kontak langsung dengan pendengarnya. Jadi, membaca berita adalah menyampaikan suatu informasi atau berita melalui membaca teks berita dengan lafal, intonasi, dan sikap secara benar.
Berikut ini salinan teks berita Liputan 6 SCTV. Bacalah teks berita itu, seakan-akan Anda seorang pembaca berita di televisi!

KUTIPAN BERITA

Selamat petang para pemirsa dan juga selamat berbuka puasa, kembali kami hadirkan Liputan 6 Petang bersama saya, Bayu Sutiono, dengan topik utama mengenai tindakan TNI mem- persempit ruang gerak GAM di daerah Cot Prieng. TNI mengambil inisiatif untuk mempersempit daerah GAM dari radius 9 km menjadi 4 km, hal ini ditujukan untuk menambah efektivitas kegiatan TNI dalam menghadapi GAM, seperti yang dinyatakan oleh Mayjen TNI Djalil Jusuf di Nangroe Aceh Darussalam. Dalam operasi penyempitan daerah GAM tersebut, TNI berhasil menyita sejumlah dokumen dan persenjataan milik anggota GAM.
Sementara itu, di Jakarta, Kapolri Dai Bacthiar menjanjikan bahwa pihak kepolisian akan menarik status kesatuan Brimob yang ditempatkan di Nangroe Aceh Darussalam, jika pada, tanggal 9 Desember mendatang tercapai perjanjian damai antara, pihak In donesia dengan GAM. Lebih lanjut lagi, Beliau menyatakan bahwa status Brimob yang ditempatkan di sana, akan diubah menjadi polisi umum yang hanya bertugas untuk mengatasi masalah-masa- lah sipil dan bukan masalah-masalah militer seperti yang dilakukan saat ini.
Seorang korban tewas akibat terkena, ledakan petasan di daerah Kudus, Semarang, provinsi Jawa Tengah. Korban berna- ma Mat Khoiril, merupakan seorang pelajar SMU kelas 2 yang saat itu sedang membuat sebuah petasan. Korban meninggal dalam perjalanan menuju RS terdekat. Selain korban sendiri, 2 orang saudara korban juga mengalami luka parah, yakni Khairul Imam dan Esa Yulianto. Keduanya sampai saat ini masih dirawat secara intensif.
Beralih ke daerah Sumatra Selatan, bekas galian tambang milik PT Bukit Asam, di daerah Muara Enim, mengalami longsor dan akibatnya menyebabkan salah satu tower listrik milik PLN di sekitar tempat tersebut runtuh. Hal tersebut mengakibatkan sekitar 100.000 pelanggan PLN di kawasan tersebut mengalami pemu- tusan listrik. Pihak PT Bukit Asam berjanji untuk memberikan ganti rugi, namun sampai saat ini, pihak PLN belum memberikan rincian mengenai jumlah kerugian yang diderita oleh PLN akibat longsornya galian tambang Bukit Asam.
Berikutnya kami akan menyajikan laporan arus mudik dalam rangka menyambut hari Lebaran. Pada siang hari tadi terjadi kemacetan sepanjang 8 km di rute Kandang Haur Patrol, Jawa Barat. Berdasarkan hasil pantauan udara Dwi Guntoro, kemacetan tersebut disebabkan karena adanya penyempitan jalan yang semula terdiri dari 4 jalur menjadi hanya 2 jalur saja. Menurut pihak kepo- lisian, kemacetan akan semakin bertambah parah menjelang pukul 21.00, oleh karenanya, dihimbau agar para pengguna jalan meng- hindari rute tersebut pada malam hari dan mencari jalan alternatif lainnya
Pihak kepolisian juga memberikan peringatan mengenai memuncaknya kemacetan di rute-rute luar kota, yang diperkira- kan akan terjadi pada H-4 dan H-3.
Berita terakhir tersebut mengakhiri perjumpaan kita untuk petang hari ini. Saya, Bayu Sutiono, bersama seluruh kerabat kerja Liputan 6 Petang mengucapkan banyak terima kasih atas kebersamaan para pemirsa sekalian, selamat malam, dan sampai jumpa.